MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Kamis, 10 Agustus 2017 14:09
Tarif Naik saat Keuangan Membaik

Perusda Jangan Tersandera Kepentingan Apapun

NAIK LAGI. Tarif PDAM harus berjalan lurus dengan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Wajar jika Pemkot Samarinda memberikan perhatian yang lebih terhadap perusahaan daerah (perusda) yang dimiliki. Seperti halnya PDAM Titra Kencana, Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU)  dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR), tiga perusda milik pemkot.
Dari ketiga perusda ini, hanya BPR yang sering menyetor Pendapatn Asli Daerah (PAD). Sementara PDAM dan PDPAU sangat minim. Bahkan mengaku sering merugi meski rutin disusui anggaran dari penyertaan modal.
Khusus PDAM, walaupun belum menyetor PAD secara maksimal, perhatian demi perhatian tetap ditujukan kepada perusahaan air minum ini. Bahkan boleh dikata, penyertaan modal terbesar dari ketiga perusda milik Pemkot Samarinda, PDAM yang paling besar.
Penyertaan modal terakhir melalui Perda nomor 7 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Perda nomor 3 tahun 2008 tentang penyertaan modal pemkot ke PDAM sebesar Rp 50 miliar. Ditambah penyelesaian hutang PDAM kepada pemerintah pusat melalui Pemkot Samarinda berupa non kas sebesar Rp 62,4 miliar. Artinya hutang PDAM lunas.
Belum lagi penyertaan modal lainnya berupa aset. Lalu mengapa PDAM selalu mengaku rugi karena besarnya ongkos produksi yang berimbas pada kenaikan tarif PDAM?
Pengamat Kebijakan Publik Universitas Mulawarman (Unmul), Aji Ratna Kusuma menyarankan segera ada pembenahan diinternal PDAM agar bisa lebih berkembang baik. Menurutnya, orang-orang yang ditempatkan harus lebih profesional sehingga dalam menjalankan tugas, tidak tersandera kepentingan apapun. Karena sudah menjadi rahasia umum, perusahaan daerah sering menjadi lahan titipan relasi bagi elit tertentu atas kepentingan tertentu pula.
Lagi pula, belajar dari beberapa kebijakan menaikan tarif sebelumnya, juga sering tak sejalan dengan tahapan sosialisasi yang maksimal. Akibatnya, masyarakat kaget begitu sudah diberlakukan. Dari situ lah kemudian muncul berbagai penolakan. Apalagi situasi ekonomi yang sedang tidak sehat. Lalu masyarakat dihadapkan pada persoalaan-persoalaan yang selalu memberatkan beban hidup, otomatis dia menolak.
“Saya kira tahapan sosialisasi ini juga sangat penting. Karena ketika masyarakat diberi pemahaman secara komprehensif maka mungkin mereka menerima,” terang dosen Fisip Unmul ini.
Bagi dia, alasan rugi yang sebelumnya selalu disampaikan PDAM tak masuk akal. Dalam teori ekonomi setiap pengelolaan yang bersifat monopoli harusnya selalu untung. Lantas kenapa PDAM Tirta Kencana rugi, ini pertanyaan yang harusnya dijelaskan kepada publik.  “Memonopoli karena satu-satunya perusahaan air bersih di Samarinda, lalu dapat penyertaan modal, dan rugi? Ini masalah yang harusnya diselesaikan,” lanjut dia.   
Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Setkot Samarinda, Maria mengatakan pemkot sudah mengalokasikan dana lewat perda penyertaan modal kurang lebih sebanyak Rp 48 miliar. Tinggal Rp 2 miliar yang belum disetor karena terkendala kurang anggaran.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan menyebut berdasarkan rapat evaluasi triwulan pemkot bersama PDAM, pihaknya mendapat laporan laporan kondisi keuangan PDAM kembali membaik. Tahun ini tidak merugi. Cakupan layanan pun sudah mencapai 146.225 sambung atau sekitar 95,46 persen dengan kapasitas aliran air sudah mencapai 2.400 liter per detik. “PDAM sudah menunjukan perkembangan layanan yang baik,” terang dia. (zak/nha)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 17:00

"Tutup Dulu Lubang Tambangnya"

Lahan bekas lubang tambang kembali jadi sorotan seiring Peninjauan Kembali Rencana Tata Ruang Wilayah…

Senin, 19 Februari 2018 20:47

Bangun Dulu, Izin Menyusul, LOH KOK ???

SAMARINDA. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Transmart di Jalan Bhayangkara tak kunjung terbit. Gubernur…

Minggu, 18 Februari 2018 15:44

IMB Transmart Terkatung-katung

SAMARINDA. Sudah berbulan-bulan izin pembangunan Transmart tak kunjung terbit. Prosesnya masih terkatung-katung.…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:49

Teka Teki Formasi CPNS

SAMARINDA. Formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk memenuhi kebutuhan ribuan pegawai di Pemkot…

Jumat, 16 Februari 2018 19:47

CATAT NIH..!! Angkutan Online di Kaltim Diberi Tanda

SAMARINDA. Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim akhirnya mengeluarkan stiker bagi kendaraan angkutan online.…

Kamis, 15 Februari 2018 16:32

Langsung Urus Relokasi SKM

Penertiban dan penataan tepi SKM tetap menjadi prioritas pemkot Samarinda, meski sementara berganti…

Rabu, 14 Februari 2018 21:51

Kawin Gaib, Prosesnya Paling Panjang

Perceraian adalah perkara halal yang dilaknat Allah SWT. Karena itu, perceraian harus menjadi opsi terakhir…

Selasa, 13 Februari 2018 11:27

Sukamto: Ah, Tidak Ada Itu

SAMARINDA. Kegaduhan para anggota dewan perihal kegiatan fisik di masing-masing daerah pemilihan (dapil)…

Senin, 12 Februari 2018 10:29

Jatah Proyek Bikin Gaduh

SAMARINDA. Ribut-ribut pembagian jatah proyek di masing-masing daerah pemilihan (Dapil) anggota DPRD…

Minggu, 11 Februari 2018 21:17

Awang Klaim Jalur Trans Kaltim Mulus, AH MASAK SIH..??

SAMARINDA. Gubenur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta agar semua proyek strategis yang dikerjakan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .