MANAGED BY:
RABU
23 MEI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 09 Agustus 2017 12:22
Kejaksaan “Tak Bernyali” Tetapkan Tersangka

Usut Kasus Dugaan Korupsi Eskalator DPRD Bontang

TUNGGU SAKSI AHLI. Kasus dugaan korupsi eskalator DPRD Bontang belum memunculkan tersangka. Kejari Bontang masih menunggu hasil perhitungan saksi ahli untuk memastikan kerugian negara yang ditimbulkan.

PROKAL.CO, BONTANG. Pengusutan kasus dugaan korupsi eskalator DPRD Bontang terkendala laporan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Saat ini pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang belum menetapkan tersangka atas kasus ini lantaran belum menerima laporan BPKP.
Padahal pengusutan kasus ini telah naik status menjadi penyidikan sejak dua bulan lalu. Sampai sekarang, laporan hasil perhitungan kerugian negara dari proyek pengadaan tangga eskalator dewan tak kunjung disampaikan.
“Kami masih menunggu laporan hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP Kaltim,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Bontang, Suhardi kepada Sapos saat dihubungi melalui sambungan telepon selularnya.
Suhardi menerangkan, progres penyidikan terus berjalan. Dalam waktu dekat pihaknya juga mendatangkan tim ahli eskalator untuk memeriksa secara detail terkait alat tersebut. Laporan dari tim ahli ini digunakan untuk menguatkan bukti-bukti dalam persidangan nantinya.
Rencananya laporan dari tim ahli akan diterima bersamaan dengan hasil perhitungan kerugian negara oleh Tim BPKP. Setelah kedua laporan ini diterima, pihaknya langsung menetapkan tersangka atas kasus tersebut.
“Kami juga tunggu laporan tim ahli untuk menguatkan, sebagai dasar kami menetapkan status tersangka,” tegasnya.
Menurut Suhardi, lamanya perhitungan dari BPKP  Kaltim lantaran jumlah kasus yang ditangani cukup banyak. Untuk kasus yang diusul Polda Kaltim saat ini sebanyak 14 kasus, sedangkan kejaksaan sebanyak 21 kasus. Kedua instansi ini menggunakan jasa BPKP untuk mengkalkulasi kerugian negara.
“Banyak mas yang ditangani BPKP, Polda dan jaksa juga banyak kasusnya yang mereka tangani,” ujarnya.
Dijelaskan Suhardi, tim dari BPKP dan para ahli nantinya turut dijadikan sebagai saksi ahli dalam persidangan. Mereka bakal menjelaskan alasan penuntutan yang dilakukan jaksa dalam sidang. Untuk itu diperlukan perhitungan secara cermat agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) dapat membuktikan kesalahan para calon tersangka.
“Nanti mereka bakal dihadirkan di persidangan sebagai saksi ahli. Mereka bakal menjelaskan kepada hakim,” beber Suhardi.
Sekadar informasi, kasus dugaan korupsi eskalator di kantor DPRD ini mulai mencuat sejak awal tahun ini. Kejari Bontang mulai melakukan penyelidikan April kemarin, dengan memanggil 18 orang saksi untuk dimintai keterangan.
Kemudian selang satu bulan berikutnya, status penyelidikan meningkat menjadi penyidikan. Namun pihak Kejari Bontang belum berani menetapkan tersangka dengan dalig belum menerima laporan kerugian negara. (ivr/rin)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 00:03

Berau Belum Bebas dari Bom Ikan

TANJUNG REDEB. Kendati mengalami penurunan, namun aksi bom ikan masih berlangsung di perairan Berau.…

Senin, 21 Mei 2018 00:38

Pusaka Kaltim Dukung Kepolisian

Silaturahmi pengurus Persekutuan Suku Asli Kaltimantan (Pusaka) Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (15/5)…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:08

Pengamanan Bandara Kalimarau Diperketat

TANJUNG REDEB. Teror bom yang terjadi di sejumlah daerah membuat seluruh pihak waspada, termasuk pengamanan…

Jumat, 18 Mei 2018 00:15

Perusahaan Juga Harus Bisa Cetak SDM Andal

TANJUNG REDEB. Salah satu rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati…

Kamis, 17 Mei 2018 00:19

Safaruddin Kunjungi Kutai Lama

Sehari jelang Ramadan yang jatuh mulai hari ini (17/5), calon wakil gubernur (Cawagub) Kaltim Safaruddin…

Kamis, 17 Mei 2018 00:15

Kutim Waspada Teroris

SANGATTA. Teroris bsa ada dimana-mana. Namun keberadaannya tak bisa terdeteksi dengan pasti. Seperti…

Rabu, 16 Mei 2018 00:27

Kontraktor Lokal “Teriak” Lagi, KENAPA LAGI?

TENGGARONG. Badai defisit telah mendera keuangan daerah Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) dalam beberapa…

Selasa, 15 Mei 2018 20:21

Honor dan Gaji Pasti Dibayar

SANGATTA. Bupati Kutai Timur Ismunandar memastikan jika dalam bulan Ramadan, kebutuhan akan meningkat.…

Senin, 14 Mei 2018 19:49

Lusa, THM Wajib Tutup

TANJUNG REDEB. Seluruh Tempat Hiburan Malam (THM) di Berau wajib tutup sejak 16 Mei. Sesuai edaran yang…

Sabtu, 12 Mei 2018 00:25

Lulusannya Diberi Sertifikat Hafidz Quran

SEBANYAK 69 murid kelas VI SD Muhammadiyah 5 mengikuti wisuda dan pelepasan murid angkatan III, Jumat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .