MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Rabu, 09 Agustus 2017 12:22
Kejaksaan “Tak Bernyali” Tetapkan Tersangka

Usut Kasus Dugaan Korupsi Eskalator DPRD Bontang

TUNGGU SAKSI AHLI. Kasus dugaan korupsi eskalator DPRD Bontang belum memunculkan tersangka. Kejari Bontang masih menunggu hasil perhitungan saksi ahli untuk memastikan kerugian negara yang ditimbulkan.

PROKAL.CO, BONTANG. Pengusutan kasus dugaan korupsi eskalator DPRD Bontang terkendala laporan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Saat ini pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang belum menetapkan tersangka atas kasus ini lantaran belum menerima laporan BPKP.
Padahal pengusutan kasus ini telah naik status menjadi penyidikan sejak dua bulan lalu. Sampai sekarang, laporan hasil perhitungan kerugian negara dari proyek pengadaan tangga eskalator dewan tak kunjung disampaikan.
“Kami masih menunggu laporan hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP Kaltim,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Bontang, Suhardi kepada Sapos saat dihubungi melalui sambungan telepon selularnya.
Suhardi menerangkan, progres penyidikan terus berjalan. Dalam waktu dekat pihaknya juga mendatangkan tim ahli eskalator untuk memeriksa secara detail terkait alat tersebut. Laporan dari tim ahli ini digunakan untuk menguatkan bukti-bukti dalam persidangan nantinya.
Rencananya laporan dari tim ahli akan diterima bersamaan dengan hasil perhitungan kerugian negara oleh Tim BPKP. Setelah kedua laporan ini diterima, pihaknya langsung menetapkan tersangka atas kasus tersebut.
“Kami juga tunggu laporan tim ahli untuk menguatkan, sebagai dasar kami menetapkan status tersangka,” tegasnya.
Menurut Suhardi, lamanya perhitungan dari BPKP  Kaltim lantaran jumlah kasus yang ditangani cukup banyak. Untuk kasus yang diusul Polda Kaltim saat ini sebanyak 14 kasus, sedangkan kejaksaan sebanyak 21 kasus. Kedua instansi ini menggunakan jasa BPKP untuk mengkalkulasi kerugian negara.
“Banyak mas yang ditangani BPKP, Polda dan jaksa juga banyak kasusnya yang mereka tangani,” ujarnya.
Dijelaskan Suhardi, tim dari BPKP dan para ahli nantinya turut dijadikan sebagai saksi ahli dalam persidangan. Mereka bakal menjelaskan alasan penuntutan yang dilakukan jaksa dalam sidang. Untuk itu diperlukan perhitungan secara cermat agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) dapat membuktikan kesalahan para calon tersangka.
“Nanti mereka bakal dihadirkan di persidangan sebagai saksi ahli. Mereka bakal menjelaskan kepada hakim,” beber Suhardi.
Sekadar informasi, kasus dugaan korupsi eskalator di kantor DPRD ini mulai mencuat sejak awal tahun ini. Kejari Bontang mulai melakukan penyelidikan April kemarin, dengan memanggil 18 orang saksi untuk dimintai keterangan.
Kemudian selang satu bulan berikutnya, status penyelidikan meningkat menjadi penyidikan. Namun pihak Kejari Bontang belum berani menetapkan tersangka dengan dalig belum menerima laporan kerugian negara. (ivr/rin)


BACA JUGA

Jumat, 18 Agustus 2017 17:58

Merah Putih Raksasa Berkibar Dalam Laut

TANJUNG REDEB. Peringatan HUT ke-72 RI di Kabupaten Berau dilakukan dengan menggelar upacara bawah laut.…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:55

Petani Dibekali Keterampilan Beternak Terbaik

TENGGARONG. Defisit boleh saja mendera keuangan daerah Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar). Namun begitu,…

Rabu, 16 Agustus 2017 17:00

Polisi Awasi Proyek ADD Bukit Raya

TENGGARONG. Meskipun seakan tertatih-tatih, namun pembangunan di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar),…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:59

Haiiis..Begini Terus! Stok Blangko KTP-el Kosong Lagi

BONTANG. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bontang kembali kehabisan stok blanko KTP…

Selasa, 15 Agustus 2017 02:04

DPRD Tagih Kontraktor

BONTANG. Komisi III DPRD Bontang meminta kontraktor pelaksana proyek pemasangan pipa distribusi sepanjang…

Selasa, 15 Agustus 2017 02:03

Jadi Tersangka, Sekwan Pilih Bungkam

BONTANG. Setelah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan eskalator, Sekretaris…

Selasa, 15 Agustus 2017 02:02

Bapor Korpri Tanding Persahabatan

BONTANG. Sebagai bentuk upaya meningkatkan jalinan silaturahmi pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia…

Senin, 14 Agustus 2017 12:14

Bandara Keren Ini Dipersiapkan Go Internasional

TANJUNG REDEB.  Runway atau landas pacu Bandara Kalimarau diupayakan dapat di-overlay (peningkatan…

Senin, 14 Agustus 2017 12:12

Pelajar Tertangkap Main Game, Subsidi Pendidikan Terancam Dicabut

BONTANG. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bontang mendapati puluhan pelajar tengah asik bermain…

Jumat, 11 Agustus 2017 11:35

ADA APA NIH.!! UPBU Kalimarau Copot Foto Pariwisata

TANJUNG REDEB. Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Kalimarau mengosongkan space sejumlah dinding ruang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .