MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Rabu, 09 Agustus 2017 12:22
Kejaksaan “Tak Bernyali” Tetapkan Tersangka

Usut Kasus Dugaan Korupsi Eskalator DPRD Bontang

TUNGGU SAKSI AHLI. Kasus dugaan korupsi eskalator DPRD Bontang belum memunculkan tersangka. Kejari Bontang masih menunggu hasil perhitungan saksi ahli untuk memastikan kerugian negara yang ditimbulkan.

PROKAL.CO, BONTANG. Pengusutan kasus dugaan korupsi eskalator DPRD Bontang terkendala laporan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Saat ini pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang belum menetapkan tersangka atas kasus ini lantaran belum menerima laporan BPKP.
Padahal pengusutan kasus ini telah naik status menjadi penyidikan sejak dua bulan lalu. Sampai sekarang, laporan hasil perhitungan kerugian negara dari proyek pengadaan tangga eskalator dewan tak kunjung disampaikan.
“Kami masih menunggu laporan hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP Kaltim,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Bontang, Suhardi kepada Sapos saat dihubungi melalui sambungan telepon selularnya.
Suhardi menerangkan, progres penyidikan terus berjalan. Dalam waktu dekat pihaknya juga mendatangkan tim ahli eskalator untuk memeriksa secara detail terkait alat tersebut. Laporan dari tim ahli ini digunakan untuk menguatkan bukti-bukti dalam persidangan nantinya.
Rencananya laporan dari tim ahli akan diterima bersamaan dengan hasil perhitungan kerugian negara oleh Tim BPKP. Setelah kedua laporan ini diterima, pihaknya langsung menetapkan tersangka atas kasus tersebut.
“Kami juga tunggu laporan tim ahli untuk menguatkan, sebagai dasar kami menetapkan status tersangka,” tegasnya.
Menurut Suhardi, lamanya perhitungan dari BPKP  Kaltim lantaran jumlah kasus yang ditangani cukup banyak. Untuk kasus yang diusul Polda Kaltim saat ini sebanyak 14 kasus, sedangkan kejaksaan sebanyak 21 kasus. Kedua instansi ini menggunakan jasa BPKP untuk mengkalkulasi kerugian negara.
“Banyak mas yang ditangani BPKP, Polda dan jaksa juga banyak kasusnya yang mereka tangani,” ujarnya.
Dijelaskan Suhardi, tim dari BPKP dan para ahli nantinya turut dijadikan sebagai saksi ahli dalam persidangan. Mereka bakal menjelaskan alasan penuntutan yang dilakukan jaksa dalam sidang. Untuk itu diperlukan perhitungan secara cermat agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) dapat membuktikan kesalahan para calon tersangka.
“Nanti mereka bakal dihadirkan di persidangan sebagai saksi ahli. Mereka bakal menjelaskan kepada hakim,” beber Suhardi.
Sekadar informasi, kasus dugaan korupsi eskalator di kantor DPRD ini mulai mencuat sejak awal tahun ini. Kejari Bontang mulai melakukan penyelidikan April kemarin, dengan memanggil 18 orang saksi untuk dimintai keterangan.
Kemudian selang satu bulan berikutnya, status penyelidikan meningkat menjadi penyidikan. Namun pihak Kejari Bontang belum berani menetapkan tersangka dengan dalig belum menerima laporan kerugian negara. (ivr/rin)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:44

Tenaga Kerja Lokal Terancam

BONTANG. Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) membuat persaingan dalam dunia kerja kian ketat. Tak ayal, hanya…

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42

Defisit, Bangun Masjid Secara Swadaya

TENGGARONG. Akibat didera “badai” defisit keuangan daerah, membuat sejumlah program pembangunan…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:36

"Korupsi Akibat PNS Bergaya Selebritis"

TANJUNG REDEB. Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur, Fadil Zumhana mengatakan tindak pidana…

Jumat, 20 Oktober 2017 16:34

Pendemo PKT Itu Dibayar Rp 100 Ribu?

BONTANG. Lima orang perwakilan massa yang mengatasnamakan Kelompok Tani Gunung Kempeng, mengaku mendapat…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:54

Bupati Jamin TRC Tak Serobot Dinas Lain

TANJUNG REDEB. Pemkab Berau telah membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) dibawah Dinas Pekerjaan Umum dan…

Kamis, 19 Oktober 2017 16:53

Ratusan Petani Demo PKT

BONTANG. Ratusan massa yang mengatasnamakan diri Petani Gunung Kempeng, mendatangi kantor PT Pupuk Kaltim…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:15

Draf APBD-P Akhirnya Diserahkan

TANJUNG REDEB. Setelah lama menunggu, akhirnya draf AnggaranPendapatan dan Belanja Daerah Perubahan…

Rabu, 18 Oktober 2017 17:10

Gudang Material Disorot Dewan

BONTANG. Proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Kanaan kembali mendapat sorotan.…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:48

Pabrik Semen Dibungkam Aturan

SANGATTA. Pabrik semen PT Kobexindo yang berada di Pegunungan Sekerat Kecamatan Bengalon dan Kaliorang…

Selasa, 17 Oktober 2017 01:47

Pemkab Akan Bangun Monumen Tambang

SANGATTA. Sumber daya alam seperti batu bara maupun minyak dan gas (migas) suatu saat pasti akan habis.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .