MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

KALTIM

Rabu, 09 Agustus 2017 12:22
Kejaksaan “Tak Bernyali” Tetapkan Tersangka

Usut Kasus Dugaan Korupsi Eskalator DPRD Bontang

TUNGGU SAKSI AHLI. Kasus dugaan korupsi eskalator DPRD Bontang belum memunculkan tersangka. Kejari Bontang masih menunggu hasil perhitungan saksi ahli untuk memastikan kerugian negara yang ditimbulkan.

PROKAL.CO, BONTANG. Pengusutan kasus dugaan korupsi eskalator DPRD Bontang terkendala laporan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Saat ini pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang belum menetapkan tersangka atas kasus ini lantaran belum menerima laporan BPKP.
Padahal pengusutan kasus ini telah naik status menjadi penyidikan sejak dua bulan lalu. Sampai sekarang, laporan hasil perhitungan kerugian negara dari proyek pengadaan tangga eskalator dewan tak kunjung disampaikan.
“Kami masih menunggu laporan hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP Kaltim,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Bontang, Suhardi kepada Sapos saat dihubungi melalui sambungan telepon selularnya.
Suhardi menerangkan, progres penyidikan terus berjalan. Dalam waktu dekat pihaknya juga mendatangkan tim ahli eskalator untuk memeriksa secara detail terkait alat tersebut. Laporan dari tim ahli ini digunakan untuk menguatkan bukti-bukti dalam persidangan nantinya.
Rencananya laporan dari tim ahli akan diterima bersamaan dengan hasil perhitungan kerugian negara oleh Tim BPKP. Setelah kedua laporan ini diterima, pihaknya langsung menetapkan tersangka atas kasus tersebut.
“Kami juga tunggu laporan tim ahli untuk menguatkan, sebagai dasar kami menetapkan status tersangka,” tegasnya.
Menurut Suhardi, lamanya perhitungan dari BPKP  Kaltim lantaran jumlah kasus yang ditangani cukup banyak. Untuk kasus yang diusul Polda Kaltim saat ini sebanyak 14 kasus, sedangkan kejaksaan sebanyak 21 kasus. Kedua instansi ini menggunakan jasa BPKP untuk mengkalkulasi kerugian negara.
“Banyak mas yang ditangani BPKP, Polda dan jaksa juga banyak kasusnya yang mereka tangani,” ujarnya.
Dijelaskan Suhardi, tim dari BPKP dan para ahli nantinya turut dijadikan sebagai saksi ahli dalam persidangan. Mereka bakal menjelaskan alasan penuntutan yang dilakukan jaksa dalam sidang. Untuk itu diperlukan perhitungan secara cermat agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) dapat membuktikan kesalahan para calon tersangka.
“Nanti mereka bakal dihadirkan di persidangan sebagai saksi ahli. Mereka bakal menjelaskan kepada hakim,” beber Suhardi.
Sekadar informasi, kasus dugaan korupsi eskalator di kantor DPRD ini mulai mencuat sejak awal tahun ini. Kejari Bontang mulai melakukan penyelidikan April kemarin, dengan memanggil 18 orang saksi untuk dimintai keterangan.
Kemudian selang satu bulan berikutnya, status penyelidikan meningkat menjadi penyidikan. Namun pihak Kejari Bontang belum berani menetapkan tersangka dengan dalig belum menerima laporan kerugian negara. (ivr/rin)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:35

Berau Potong Tunjangan Pegawai

TANJUNG REDEB. Pemkab Berau bakal melakukan pemotongan tunjangan bagi Aparatur Sipil negara (ASN), PTT…

Jumat, 19 Januari 2018 11:30

Siaga Penuh, Berau Kirim Dokter

TANJUNG REDEB. Difteri sudah mewabah di kota-kota besar Kalimantan Timur (Kaltim). Samarinda menjadi…

Jumat, 19 Januari 2018 11:01

4 Keluarga Nyaris Dilalap Api

SANGATTA.  Empat Kepala Keluarga (KK) yakni Rukiah, Usni, Saidah Cerol, dan Samsudin masing masing…

Jumat, 19 Januari 2018 10:56

Penyelesaian Pelabuhan Kenyamukan Diuber

SANGATTA. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) kini tengah mengejar pembangunan Pelabuhan…

Kamis, 18 Januari 2018 16:46

Lahan di Maratua Dikuasai Asing

TANJUNG REDEB. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengingatkan pentingnya memelihara aset negara…

Kamis, 18 Januari 2018 16:42

Pembunuh Teman Divonis Bervariasi

SANGATTA. Empat terdakwa pembunuh M Vicky Sayudi bin Zakaria, warga Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong,…

Rabu, 17 Januari 2018 15:49

Imigrasi Awasi 106 WNA

TANJUNG REDEB. Meningkatkan hubungan kerja dengan negara-negara lain dalam pembangunan nasional, dikemas…

Rabu, 17 Januari 2018 15:41

36 Item Proyek Multiyears Dikawal Kejari

SANGATTA. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta tahun ini akan kerja keras melakukan pendampingan terhadap…

Senin, 15 Januari 2018 01:08

Defisit, Tak Sanggup Tangani Bujangga

TANJUNG REDEB. Jalur jalan Gatot Subroto khususnya di kawasan Bujangga telah dibuka untuk roda 2 dan…

Senin, 15 Januari 2018 01:04

Nasib Honorer K2 Ngambang

SANGATTA. Nasib sekitar 150 orang honorer K2 di Kutim, belum jelas. Meskipun sesuai aturan PP 48 mereka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .