MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
KRIMINAL | METROPOLIS | HOT PROMO | BORNEO FC | GAYA
Rabu, 09 Agustus 2017 11:47
Setubuhi ABG di Angkot, Dipenjara 13 Tahun

Korban Terpedaya Bujuk Rayu

TERSENYUM. Ramses masih bisa tersenyum usai dijatuhi hukuman berat di Pengadilan Negeri Samarinda, kemarin.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Seorang sopir angkutan kota (angkot) bernama Ramses Candra (31) dijatuhi hukuman penjara selama 13 tahun dan denda Rp 60 juta atau ganti hukuman penjara selama 6 bulan. Hukuman berat tersebut didapat Ramses, akibat nikmat sesaat yang dirasakannya.
Demi menyalurkan hasrat terlarang, Ramses melampiaskan ke seorang anak baru gede (ABG), sebut saja bernama Bunga (12). Bunga disetubuhi Ramses dalam angkot yang digunakannya mengais rejeki, Januari lalu. Waktu pastinya, baik Ramses maupun Bunga sudah lupa. Namun yang diingat Ramses, dia menyetubuhi Bunga sekitar pukul 03.00 Wita di tempat sepi kawasan Perumahan Sumalindo, Jalan Bung Tomo, Kecamatan Samarinda Seberang.
Kasus tersebut terkuak dan Ramses didudukkan di persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda.
"Perbuatan terdakwa memenuhi unsur, sesuai keterangan saksi korban (Bunga, Red) didukung sejumlah alat bukti dan keterangan saksi lain yang dihadirkan ke persidangan," ujar Humas PN Samarinda, Joko Sutrisno kepada Sapos.
Saat menjalani persidangan, Ramses mengakui perbuatannya. Dia mengaku sudah menyetubuhi Bunga. Alasan Ramses, dia membujuk Bunga. Sebelum kejadian dia mengajak Bunga jalan-jalan. Di tempat sepi dia merayu. Akhirnya persetubuhan dilakukan di jok belakang angkot, yang selama ini digunakan oleh penumpang duduk.
Sementara Bunga dalam keterangannya mengaku terpaksa menuruti kemauan Ramses, karena takut dianiaya.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Ramses melanggar pidana sesuai pasal 81 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Sebenarnya vonis hukuman yang dijatuhi majelis hakim lebih rendah setahun, dari tuntutan JPU seberat 14 tahun penjara.
"Hal memberatkan vonis hukuman terdakwa adalah, akibat perbuatannya masa depan korban (Bunga, Red) rusak," kata Joko.
"Kemudian kami juga punya pertimbangan meringankan, yaitu terdakwa tak pernah dihukum dan selama persidangan mengakui terus terang perbuatannya," kata Joko lagi.
Atas putusan hukuman yang diberikan kepadanya, Ramses mengaku menerimanya. Informasi yang diperoleh Sapos, sebenarnya selain Ramses ada terdakwa lain yang ikut menyetubuhinya yang menjalani berkas perkara terpisah. Karena lokasi dan waktu berbeda. "Untuk terdakwa lainnya juga masih menjalani proses hukum," pungkas Joko. (rin/beb)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 21:54

Belum Sempat Malam Pertama, Masuk Tahanan Usai Ijab Kabul

Rejeki, jodoh, dan Mati sudah ditentukan Tuhan. Meskipun raga terpenjara, namun kekuatan untuk menjadi…

Jumat, 20 Juli 2018 21:51

Samarinda “Diserang” Penderita Gangguan Jiwa

SAMARINDA. Kematian  PNS Disnakertrans Kaltim, Muhammad Riharja (38) di tangan seorang yang diduga…

Jumat, 20 Juli 2018 21:49

Pesan Kamar, PNS Diperas

SAMARINDA. Teror terhadap profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali terjadi. Kubur PNS Disnakertrans…

Kamis, 19 Juli 2018 21:48

Nasib Aset Komura Belum Jelas

SAMARINDA. Setelah mengeksekusi Ketua dan Sekretaris Koperasi Samudera Sejahtera (Komura), Jafar Abdul…

Kamis, 19 Juli 2018 21:46

Pembunuh PNS Tak Pernah Masuk RSJ

SAMARINDA. Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam, dr Padilah Mante Runa memastikan…

Kamis, 19 Juli 2018 21:45

Antre BBM, Angkot Terbakar di SPBU

TENGGARONG. SPBU di Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), sekitar pukul…

Kamis, 19 Juli 2018 21:45

Tewas Terbakar di Atap Masjid

SAMARINDA. Kemacetan di Jalan Pangeran Suryanata, tak jauh dari simpang empat Air Putih sudah biasa…

Rabu, 18 Juli 2018 21:51

Pembunuh PNS Bukan Gangguan Jiwa?

SAMARINDA. Aksi Saripuddin yang mengamuk menggunakan palu mirip dengan adegan film Thor, dewa petir…

Rabu, 18 Juli 2018 21:48

Gelar Razia, Enam Orang Diamankan

Tewasnya pegawai Disnakertrans Kaltim, Muhammad Riharja (38) di tangan terduga penderita gangguan jiwa…

Rabu, 18 Juli 2018 21:45

Rindu Orangtua, Beri Kejutan sebelum Meninggal Dunia

Rasa tidak percaya bekecamuk di benak Jafar Agang Aji Samaria. Putra kebanggaannya, Muhammad Riharja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .