MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Senin, 07 Agustus 2017 15:08
Jalan Jelawat Kembali Kumuh

Pedagang Berjualan di Luar Pasar Kehewanan

SEPI. Kondisi Pasar Kehewanan lengang karena banyak pedagang memilih kembali berjualan di badan Jalan Jelawat.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Sebulan terakhir Jalan Jelawat, Kelurahan Sidomulyo dan Kelurahan Sungai Dama kembali kumuh. Hal ini ternyata akibat aktivitas pedagang yang menggunakan badan jalan sebagai lokasi niaga.

Kondisi itu diakui Ketua Pedagang Pasar Tradisional Kehewanan, Gusti Addy Rachmany. Dia mengatakan pedagang di Jalan Jelawat itu sebelumnya juga berjualan di dalam Pasar Kehewanan. "Ditambah beberapa pedagang baru," kata Gusti.

Dampak kembali maraknya pedagang berjualan di Jalan Jelawat itu mengakibatkan lokasi pasar tradisional di Jalan Marsda A Saleh (eks Jalan Kehewanan), Kelurahan Sidomulyo itu , menjadi sepi. "Karena banyak pedagang yang kembali berjualan di sana (Jalan Jelawat)," ujar Gusti.

Kembali maraknya pedagang di Jalan Jelawat tentunya menjadi penyebab matinya usaha pedagang yang masih bertahan di Pasar Kehewanan. "Kami tidak setuju dengan adanya pasar di Jalan Jelawat. Dulu kami yang berjualan di sana, namun dengan kesadaran kami mencari solusi sendiri dengan meminjam tanah pemprov dan membangun pasar. Kami pindah bukan karena direlokasi Pemkot, tapi atas dasar kesadaran kami untuk menjaga keindahan kota," terang Gusti.

Namun kesadaran dari pedagang terdahulu itu dianggap remeh, karena buktinya pedagang yang kembali berjualan di Jalan Jelawat tak ditertibkan.

"Lihat saja kekumuhannya saat ini. Di sana (Jalan Jelawat, Red) banyak mobil parkir ditambah pedagang yang berjualan di tepi sungai karang mumus , jadi kan bertambah kumuh," tutur Gusti.

Sebagai ketua pedagang, Gusti tentunya berharap Wali Kota Samarinda, Syahrie Jaang dan Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Ruskan dapat segera mengambil tindakan. "Menertibkan dan mengembalikan pedagang di Jalan Jelawat ke Pasar Kehewanan, sesuai surat yang sudah kami serahkan ke pemkot," pungkasnya.(oke/aya)


BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 16:56

Ribuan Warga Terancam Terisolir

SAMARINDA. Bahu jalan Desa Batu Besaung, Kelurahan Sempaja Utara, tepatnya di lingkungan RT 41 ambrol…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:53

Di Samarinda, Pertamax Menghilang?

SAMARINDA. Sudah dua hari ini, terlihat antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:51

Meski Air Tak Surut, Tetap Dikerjakan

SAMARINDA. Hujan beberapa hari terakhir tak membuat pengerjaan proyek saluran parit di Jalan KH Harun…

Selasa, 15 Agustus 2017 01:55

Dewan Usulkan Rp 3 Miliar

SAMARINDA. Tiga tahun mangkrak sejak 2014. Kelanjutan pembangunan Jembatan Bungkuk tak jelas kemana…

Selasa, 15 Agustus 2017 01:54

Camat Juga Minta Difungsikan

SAMARINDA. Sama halnya dengan Unit Lakalantas Satlantas Polresta Samarinda yang menyatakan jalur Jalan…

Selasa, 15 Agustus 2017 01:53

Bakal Masuk di Program Kota Ku

SAMARINDA. Sejumlah infrastruktur di sekitar Kampung Warna Warni menjadi prioritas pembenahan yang telah…

Senin, 14 Agustus 2017 12:10

Jadi Destinasi Wisata Baru

SAMARINDA. Tak lama lagi warga Samarinda bisa menyaksikan keindahan Jembatan Mahkota II yang mirip Bai…

Senin, 14 Agustus 2017 12:06

Harus Siapkan Fisik dan Mental

SAMARINDA. Peserta calon bintara TNI yang mendaftarkan diri melalui Ajenrem 091/ASN Samarinda lebih…

Senin, 14 Agustus 2017 12:04

Kaget Lihat Proyek SPAM Palaran

SAMARINDA. Tujuannya meninjau Jembatan Mahkota II yang akan dihiasi lampu, serta dipasang sensor bersama…

Sabtu, 12 Agustus 2017 11:07

Trotoar Jadi Lapak Pedagang

SAMARINDA. Ramainya penduduk dan kendaraan yang lalu lalang, jadi dayatarik para pedagang berjualan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .