MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

SAMARINDA

Senin, 07 Agustus 2017 15:08
Jalan Jelawat Kembali Kumuh

Pedagang Berjualan di Luar Pasar Kehewanan

SEPI. Kondisi Pasar Kehewanan lengang karena banyak pedagang memilih kembali berjualan di badan Jalan Jelawat.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Sebulan terakhir Jalan Jelawat, Kelurahan Sidomulyo dan Kelurahan Sungai Dama kembali kumuh. Hal ini ternyata akibat aktivitas pedagang yang menggunakan badan jalan sebagai lokasi niaga.

Kondisi itu diakui Ketua Pedagang Pasar Tradisional Kehewanan, Gusti Addy Rachmany. Dia mengatakan pedagang di Jalan Jelawat itu sebelumnya juga berjualan di dalam Pasar Kehewanan. "Ditambah beberapa pedagang baru," kata Gusti.

Dampak kembali maraknya pedagang berjualan di Jalan Jelawat itu mengakibatkan lokasi pasar tradisional di Jalan Marsda A Saleh (eks Jalan Kehewanan), Kelurahan Sidomulyo itu , menjadi sepi. "Karena banyak pedagang yang kembali berjualan di sana (Jalan Jelawat)," ujar Gusti.

Kembali maraknya pedagang di Jalan Jelawat tentunya menjadi penyebab matinya usaha pedagang yang masih bertahan di Pasar Kehewanan. "Kami tidak setuju dengan adanya pasar di Jalan Jelawat. Dulu kami yang berjualan di sana, namun dengan kesadaran kami mencari solusi sendiri dengan meminjam tanah pemprov dan membangun pasar. Kami pindah bukan karena direlokasi Pemkot, tapi atas dasar kesadaran kami untuk menjaga keindahan kota," terang Gusti.

Namun kesadaran dari pedagang terdahulu itu dianggap remeh, karena buktinya pedagang yang kembali berjualan di Jalan Jelawat tak ditertibkan.

"Lihat saja kekumuhannya saat ini. Di sana (Jalan Jelawat, Red) banyak mobil parkir ditambah pedagang yang berjualan di tepi sungai karang mumus , jadi kan bertambah kumuh," tutur Gusti.

Sebagai ketua pedagang, Gusti tentunya berharap Wali Kota Samarinda, Syahrie Jaang dan Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Ruskan dapat segera mengambil tindakan. "Menertibkan dan mengembalikan pedagang di Jalan Jelawat ke Pasar Kehewanan, sesuai surat yang sudah kami serahkan ke pemkot," pungkasnya.(oke/aya)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 16:18

Hari Ini, Masalah Mangkujenang Dituntaskan

SAMARINDA. Sesuai hasil koordinasi musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) Kecamatan Palaran, penyelesaian…

Kamis, 22 Februari 2018 21:17

Warga Jembatan Bungkuk Bikin Petisi

SAMARINDA. Warga yang bermukim di sekitar Jembatan Bungkuk akhirnya bereaksi, menyikapi mangkraknya…

Rabu, 21 Februari 2018 21:10

Isi Gas 3 Kg Tak Penuh?

SAMARINDA. Masyarakat pengguna gas elpiji kini harus lebih teliti saat membeli. Saat membeli, sebaiknya…

Selasa, 20 Februari 2018 17:01

Segera Panggil Pemilik Lahan

SAMARINDA. Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda telah melakukan peninjauan lapangan, guna menindaklanjuti…

Senin, 19 Februari 2018 20:48

Simpang APT Pranoto Perlu Lampu Lalin

SAMARINDA. Kecelakaan lalu lintas (lalin) di simpang tiga Jalan APT Pranoto, menuju Jalan KH Harun Nafsi,…

Minggu, 18 Februari 2018 15:45

Bekas Lahan Tambang Dijadikan Perumahan 

SAMARINDA. Bekas lahan tambang batu bara di Kota Tepian masih menyisahkan PR. Seiring dengan Peninjauan…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:52

Lima Kelurahan Usulkan Semenisasi Gang

SAMARINDA. Usulan-usulan lima kelurahan di wilayah Kecamatan Samarinda Seberang, sudah dibahas dalam…

Jumat, 16 Februari 2018 19:50

Perekaman Data Menyasar Sekolah

SAMARINDA. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda memaksimalkan perekaman data…

Kamis, 15 Februari 2018 16:34

Jalan Rusak Ganggu Aktivitas Warga

SAMARINDA. Akibat jalan rusak sepanjang 500 meter yang berada di Jalan Kenangan 4 RT 76, Kelurahan Sungai…

Rabu, 14 Februari 2018 21:54

Banjir Lumpur Hantui Warga Jalan Suroboyo

SAMARINDA. Hujan deras sebentar saja, warga di Jalan Suroboyo, RT 34, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .