MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Senin, 07 Agustus 2017 15:01
YES..!! Aktivitas 27 Tambang di Samarinda Dihentikan

Wawali Ingin Pengawasan Maksimal

LANGGAR ATURAN. Akibat tak membayar Jamrek, aktivitas 27 tambang batu bara di Kota Tepian terpaksa dihentikan.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Sebanyak 27 perusahaan tambang batu bara di Kota Tepian harus menghentikan aktivitasnya karena belum melunasi dana jaminan reklamasi (jamrek). Hal ini rupanya menjadi perhatian Wakil Wali (Wawali) Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail agar bisa ada langkah tindak lanjut.

Ia pun meminta mengenai persoalan ini agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tak luput dalam melakukan pengawasan. Meskipun kini wewenang pertambangan sudah berpindah ke tangan Pemprov Kaltim.

“Semua sudah tahu kan, wewenang perusahaan pertambangan sekarang ada Pemprov Kaltim. Untuk itu, kami mendukung keputusan distopnya perusahaan yang belum melunasi jaminan reklamasi oleh pemprov,” ucap Nusyirwan, kemarin (6/8).
Dukungan Nusyirwan terhadap keputusan itu, menurutnya demi tertibnya perusahaan tambang yang berpotensi merusak lingkungan.

“Sudah sepatutnya distop karena tidak patuh kewajiban,” katanya. Hal ini juga sebagai bentuk menjaga kondisi lingkungan yang dengan sesuai visi kepala daerah Samarinda. “Makanya kami sangat mendukung tindakan pemprov ini,” imbuh Nusyirwan.

Intruksi pun langsung turun kepada aparat Pemkot Samarinda. Seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, bahkan sampai ke tingkat camat dan lurah. Tujuannya supaya bisa melaporkan kondisi yang sebenarnya kepada Distamben Kaltim jika ditemui masih ada yang berproduksi. “Jika ada yang masih produksi, segera ditindak sehingga kerusakan lingkungan tidak berlanjut lebih luas,” tegasnya.

Memang tak ada sanksi khusus yang diberikannya jika masih ada perusahaan yang berproduksi tapi tidak dilaporkan. Tapi dampaknya tentu akan berpengaruh langsung kepada program pembangunan Samarinda. Bahkan tata ruang kota dipastikan terganggu.
“Jadi biar sudah diambil alih provinsi, tapi tak ada salahnya menginstruksikan semua jajaran terkait bahkan warga untuk mengawasi,” sebutnya.

Diakuinya, dampak nyata dari tambang di Samarinda adalah terjadi banjir yang kerap menerjang. Sebab pembukaan lahan yang masif dan tak terkontrolnya sistem galian yang akhirnya membuang sedimentasi. Alhasil, pendangkalan drainase dan anak sungai sangat cepat terjadi.

“Jadi kompleksitas banjir yang ada di Samarinda harus ditangani oleh banyak pihak. Peran masyarakat pun perlu ditingkatkan, termasuk mengawasi tambang yang masih berporuksi ini,” tandasnya. (hfz/aya)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 15:46

Jangan Hanya Kejar Peresmian

SAMARINDA. Pembangunan Jembatan Mahakam IV (Jembatan Kembar) seharusnya bisa selesai Oktober. Bahkan…

Kamis, 18 Januari 2018 15:42

DEMI ANAK !!! Awang Faroek Turun Gunung

SAMARINDA. Orangtua mana yang tak ingin melihat anaknya berhasil. Demikian pula dengan Gubernur Kaltim…

Kamis, 18 Januari 2018 15:34

216 Ribu Warga Belum Punya KTP

SAMARINDA. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda, warga Kota…

Rabu, 17 Januari 2018 16:08

201 Pegawai Pemkot Terima Penghargaan

SAMARINDA. Pemkot Samarinda kembali menganugerahkan penghargaan Satyalencana Karya Satya kepada para…

Rabu, 17 Januari 2018 16:04

Targetkan Selesai Oktober

SAMARINDA. Tiga kontraktor yakni PT Waskita, PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Jaya Konstruksi yang…

Senin, 15 Januari 2018 00:54

PSK Masih “Jajah” Ibu Kota

SAMARINDA. Ratusan eks Pekerja Seks Komersial (PSK) dari lokalisasi masih tertahan di Kaltim. Beberapa…

Senin, 15 Januari 2018 00:52

Warga Bongkar Rumahnya Sendiri

SAMARINDA. Sebanyak 16 warga Sungai Siring, Samarinda Utara, yang rumahnya masuk dalam lahan Bandara…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:34

Lubang Jalan A Yani Mengancam

SAMARINDA. Para pengendara yang melintas di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di RT 34, Kelurahan Temindung…

Sabtu, 13 Januari 2018 18:29

Material Proyek Jadi Sorotan

SAMARINDA. Meski pembangunan saluran air di Jalan Wahid Hasyim II, Samarinda Utara sudah selesai sejak…

Jumat, 12 Januari 2018 17:10

Sengketa Lahan BSB Berakhir

SAMARINDA. Penyelesaian sengketa jalan masuk ke Bandara APT Pranoto atau yang lebih dikenal dengan Bandara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .