MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

METROPOLIS

Senin, 07 Agustus 2017 15:01
YES..!! Aktivitas 27 Tambang di Samarinda Dihentikan

Wawali Ingin Pengawasan Maksimal

LANGGAR ATURAN. Akibat tak membayar Jamrek, aktivitas 27 tambang batu bara di Kota Tepian terpaksa dihentikan.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Sebanyak 27 perusahaan tambang batu bara di Kota Tepian harus menghentikan aktivitasnya karena belum melunasi dana jaminan reklamasi (jamrek). Hal ini rupanya menjadi perhatian Wakil Wali (Wawali) Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail agar bisa ada langkah tindak lanjut.

Ia pun meminta mengenai persoalan ini agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tak luput dalam melakukan pengawasan. Meskipun kini wewenang pertambangan sudah berpindah ke tangan Pemprov Kaltim.

“Semua sudah tahu kan, wewenang perusahaan pertambangan sekarang ada Pemprov Kaltim. Untuk itu, kami mendukung keputusan distopnya perusahaan yang belum melunasi jaminan reklamasi oleh pemprov,” ucap Nusyirwan, kemarin (6/8).
Dukungan Nusyirwan terhadap keputusan itu, menurutnya demi tertibnya perusahaan tambang yang berpotensi merusak lingkungan.

“Sudah sepatutnya distop karena tidak patuh kewajiban,” katanya. Hal ini juga sebagai bentuk menjaga kondisi lingkungan yang dengan sesuai visi kepala daerah Samarinda. “Makanya kami sangat mendukung tindakan pemprov ini,” imbuh Nusyirwan.

Intruksi pun langsung turun kepada aparat Pemkot Samarinda. Seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, bahkan sampai ke tingkat camat dan lurah. Tujuannya supaya bisa melaporkan kondisi yang sebenarnya kepada Distamben Kaltim jika ditemui masih ada yang berproduksi. “Jika ada yang masih produksi, segera ditindak sehingga kerusakan lingkungan tidak berlanjut lebih luas,” tegasnya.

Memang tak ada sanksi khusus yang diberikannya jika masih ada perusahaan yang berproduksi tapi tidak dilaporkan. Tapi dampaknya tentu akan berpengaruh langsung kepada program pembangunan Samarinda. Bahkan tata ruang kota dipastikan terganggu.
“Jadi biar sudah diambil alih provinsi, tapi tak ada salahnya menginstruksikan semua jajaran terkait bahkan warga untuk mengawasi,” sebutnya.

Diakuinya, dampak nyata dari tambang di Samarinda adalah terjadi banjir yang kerap menerjang. Sebab pembukaan lahan yang masif dan tak terkontrolnya sistem galian yang akhirnya membuang sedimentasi. Alhasil, pendangkalan drainase dan anak sungai sangat cepat terjadi.

“Jadi kompleksitas banjir yang ada di Samarinda harus ditangani oleh banyak pihak. Peran masyarakat pun perlu ditingkatkan, termasuk mengawasi tambang yang masih berporuksi ini,” tandasnya. (hfz/aya)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:23

Pengembang Masih Tutup Mata

SAMARINDA. Sehari setelah terkena dampak longsor, material yang sempat menimbun pelataran rumah keluarga…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:36

Doa Bersama untuk NKRI

SAMARINDA. Untuk mencapai tujuan, ikhtiar saja tidak cukup. Berdoa juga merupakan langkah penting untuk…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:34

Rp 40 M untuk Tiga Pekerjaan

SAMARINDA. Bandara Samarinda Baru (BSB) dipastikan mendapat kucuran Rp 40 miliar. Kepala Dinas Perhubungan…

Kamis, 17 Agustus 2017 21:00

Daging Impor Kalahkan Sapi Lokal

SAMARINDA. Penjualan sapi di Kota Tepian diklaim menurun. Dinas Pertanian Samarinda menyebut konsumsi…

Kamis, 17 Agustus 2017 20:57

Tarif Sewa Berkisar Rp 700 Ribu

SAMARINDA. Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Harapan Baru dibangun Kementerian Pekerjaan…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:49

Rusman: Pemprov Banyak “Kesah”

SAMARINDA. Forum solidaritas atlet dan pelatih mengancam menduduki gedung DPRD Kaltim jika belum ada…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:47

Defisit, Sisa Bonus Menggantung

Pelaksanaan PON 2016 di Jawa Barat sudah lama berakhir. Tapi perjuangan kontingen Kaltim tidak benar-benar…

Rabu, 16 Agustus 2017 16:46

ADUHAI..!! Korban Banjir Diintai Ular Kobra

“Enggak ada yang mau banjir. Wali kota sudah datang waktu banjir bulan April kemarin. Tapi tidak…

Selasa, 15 Agustus 2017 01:49

ALHAMDULILLAH...!! Bandara Samarinda Baru Kembali “Diguyur” Rp 40 M

SAMARINDA. Bandara Samarinda Baru (BSB) dipastikan mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 40 miliar. Anggaran…

Selasa, 15 Agustus 2017 01:49

Berjibaku dengan Lumpur Demi Sang Merah Putih

Rasa sakit dan gatal akibat penyakit kutu air di kaki harus ditahan para siswa yang tergabung dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .