MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | SAMARINDA | METROPOLIS | OLAHRAGA | KALTIM | METROLIFE | BUJUR-BUJUR

UTAMA

Senin, 07 Agustus 2017 14:35
Kenaikan Tarif PDAM Pengaruhi Inflasi

Pemkot Wajib Kendalikan Harga Bahan Pokok

BAYAR TAGIHAN. Warga membayar tagihan air bersih di loket.

PROKAL.CO, SAMARINDA. Tahun lalu PDAM Tirta Kencana telah menaikan tarif 30 persen. Kemudian disusul 10 persen lagi tahun ini. Lonjakan tarif air minum ini, dinilai Pengamat Ekonomi Unmul Hairul Anwar akan memengaruhi tingkat inflasi di Kota Tepian.

Ini disebabkan karena beban pengeluaran masyarakat terus bertambah. Sama halnya seperti kenaikan BBM, tarif dasar listrik (TDL) dan lainnya. Kenapa memengaruhi inflasi? karena air dan listrik merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Hanya saja, kata dia belum ada kajian terkait angka kenaikan inflasi ini.

“Yang jelas pasti berpengaruh. Orang berdagang butuh air, otomatis ongkos produksinya makin besar, nilai jual dagangan pun tentu berpengaruh,” ujarnya, Sabtu (5/8).

Menurut dosen Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Unmul ini, pengaruh terhadap inflasi ini akan terlihat ketika ada kenaikan harga jual bahan pokok di pasar. Untuk itu, dia menyarankan agar pemerintah mesti mengendalikan potensi lonjakan itu. “Pasokan dan distribusi bahan pokok mesti terus dijaga,” paparnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Samarinda, tingkat inflasi di Kota Tepian pada Mei 2017 sebesar 0,29 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 131,06. Mengalami kenaikan pada Juni 2017, sebesar 0,68 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 132,45. Dari berbagai masalah penyumbang inflasi, salah satunya yakni kebijakan kenaikan tarif PDAM Samarinda.

Kritikan tajam juga dilontarkan Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) PDAM Tirta Kencana Samarinda. Ketua FKP, Muhammad Wahyudin mengatakan PDAM terkesan memaksakan kenaikan tarif air tanpa memperbaiki kualitas layanan. Ini bukan kali pertama, pada tahun lalu saat menaikan tarif 30 persen, perbaikan layanan juga tak kunjung diperhatikan hingga saat ini. Masih banyak masyarakat yang tinggal dipinggiran kota belum mengakses air bersih PDAM.

Selain distribusi, Wahyudin juga menyebut kualitas air masih sering keruh dan kotor. Padahal salah satu alasan PDAM menaikan tarif yakni biaya bahan kimia untuk penjerniahan air. “Katanya naik tarif untuk beli bahan kimia jernihkan air, tapi kok kualitas airnya keruh dan kotor,” terangnya.   

Dia mengakui kenaikan tarif memang jadi wewenang PDAM. Ini diatur dalam Perda Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2010 Tentang Pembentukan Perusahan Daerah Air Minum. Namun kualitas pelayanan tetap harus diperbaiki. “Jangan diabaikan. Tapi tarif minta naik terus,” tutupnya. (zak/beb)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 17:02

Terus Mengancam, Difteri Masih KLB

SAMARINDA. Status kejadian luar biasa (KLB) difteri di Kota Tepian belum dicabut. Pasalnya, pekan lalu…

Senin, 19 Februari 2018 20:49
Rebutan Cewek, Kelompok Geng Serang Remaja

Bos Geng Tuyul Hitam Bersaudara Ditangkap

SAMARINDA. Di balik tubuh yang kurus, remaja 17 tahun berinisial IB, adalah seorang bos salah satu geng.…

Minggu, 18 Februari 2018 15:46

Bunuh Orangutan karena Sengketa Lahan

SANGATTA. Terungkap sudah kasus tewasnya orangutan dengan ratusan peluru bersarang di badan.  Setelah…

Sabtu, 17 Februari 2018 20:53

IGD RSUD AWS Retak

SAMARINDA. Puluhan pasien yang tengah dirawat di RSUD AW Syahranie mendadak diliputi rasa kalut. Satu…

Jumat, 16 Februari 2018 19:50

Buah Simalakama Jamaah Abu Tours

SAMARINDA. Masyarakat diimbau tidak tergiur dengan agen travel yang menawarkan perjalanan umrah dengan…

Kamis, 15 Februari 2018 16:34

Cuaca Ekstrem Tak Turunkan Target

SAMARINDA. Alam masih belum bersahabat demi percepatan pembangunan runway Bandara Samarinda Baru (BSB).…

Rabu, 14 Februari 2018 21:55

Pilih Jadi Omongan atau Mendekati Zina?

Valentine’s day, perayaan yang selalu mengundang kontroversi setiap tahunnya. Kontroversinya melampaui…

Sabtu, 10 Februari 2018 14:38

Duet Polisi Palsu Gasak Tujuh Motor

SAMARINDA. Memeras dengan mengaku-ngaku sebagai polisi, bukan satu-satunya kejahatan yang dilakukan…

Jumat, 09 Februari 2018 10:06

Banting Setir, Moncong Menghadap Langit

SAMARINDA. Truk kontainer bermuatan air mineral dengan nomor polisi L 9022 WF milik PT Bintang…

Kamis, 08 Februari 2018 23:18

ABG Cantik Jadi Muncikari Online

SAMARINDA. Usianya masih 16 tahun, namun bisnis yang dilakoninya bikin geleng-geleng kepala. Anak baru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .